Tenggelam dalam Supernova

Setelah sekian lama saya hanya berkencan dengan textbook medis, referensi medis, jurnal ilmiah dan semua materi yang berhubungan dengan kedokteran, jiwa saya kembali bersentuhan dengan salah satu karya sastra. Supernova.

Cerita fiksi dengan taburan kata-kata bersitasi kutipan kaki dengan penjelasan ilmiah telah membuat saya jatuh hati saat bacaan pertama.  Ya. Buku ini layaknya segelas colddrink penghilang dahaga seorang  pengelana di gurun pasir. Tidak hanya menyajikan cerita berimajinasi tetapi juga cerita dengan serat-serat filosofi, ilmu dari psikologi sampai fisika kuantum. Sempurna. Saya tenggelam dalam dunia kontradiksi yang manis.
image

Saya hanya sedikit menyayangkan. Kenapa baru berjumpa sekarang? Setelah sekian lama buku ini dirilis tahun 2001. Waktu itu saya masih bocah yang masih suka dengan buku yang bersampul cerah. Namun sidahlah. Menemukan buku ini kini lalu larut hingga ke sumsum tulang saya, sudah cukup membuat saya merasa sampai di tangga surga. Secantik itukah buku ini?
Penikmat sastra yang sekaligus pencinta ilmiah dan filsafat praktis. Dee. Benar-benar membuat saya jatuh hati pada Supernova.

Advertisements

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s