Menulis

a-professional-writer-is-an-amateur-who-didnt-quit


Menulis….

Menulis adalah salah satu hobi saya dari sekian banyak hobi saya yang lain (membaca, menggambar, menanam tanaman, memberi makan ikan, mendengarkan music, jalan-jalan, bersih-bersih dll.). Hm.. saya menulis kapan pun saya inginkan. Seperti saat saya mengetik tulisan ga jelas ini. Hehe.. menulis apa saja yang saya inginkan.

Tulisan-tulisan yang sifatnya ringan memang mendominasi hasil ketikan saya. Mungkin, sekedar bentuk ungkapan isi hati..ya, soalnya saya termasuk orang yang jarang bicara. Saya lebih nyaman dan lebih cerewet kalau sedang menulis (setidaknya lebih cerewet dibandingkan ngomong). Coba deh, kalau ngomong..tak pernah sampai setengah paragraph A4. Kenapa begitu ya? Hehe.. ada saja ya orang seperti saya. but, i never mind with that.

Dulu, sempat saya sedih dan bertanya-tanya. Apa yang salah ya dengan diri saya. kok saya tidak bisa secerewet teman-teman saya yang lain? Eh.. tanpa disangka, saya tumpahkan semua unek-unek dengan mengetik membabi buta ke keyboard dan jadilah tulisan-tulisan yang kadang isinya mungkin tidak bisa digunakan sebagai bahan critical appraisal. (he, tulisan ga jelas)

Saat ini saya mulai belajar menulis  dengan baik. Ya… walaupun belum sebagus tulisan-tulisan para senior saya yang sudah lebih dahulu  berkarya, tapi  saya mau terus berusaha.

Bagi siapapun yang berkesempatan mampir ke blog saya dan membaca beberapa tulisan yang masih diceker ayam, mohon dikoreksi. Besar harapan saya bahwa saya bisa menulis dengan baik. Menyadari kemampuan komunikasi yang mungkin tidak sesempurna teman lain, saya ingin ikut berpendapat lewat tulisan…

Semoga saja, bukan hanya tulisan-tulisan santai seperti ini yang saya buat. Saya berharap bisa menghasilkan tulisan yang setidaknya bisa dijadikan pedoman, acuan ataupun pertimbangan yang bisa dibaca oleh semua kalangan dan bisa berguna bagi semuanya.

Hm… cita-cita seorang penulis amatir, penulis kecil… tapi saya tidak mau berkecil hati. Ayah saya, salah satu orang saya kagumi selain ibu dan beberapa tokoh besar, pernah mengatakan kepada saya, “Sesuatu yang besar, selalu berawal dari hal yang kecil..”

Advertisements

2 thoughts on “Menulis

  1. Ayah saya, salah satu orang saya kagumi selain ibu dan beberapa tokoh besar, pernah mengatakan kepada saya, “Sesuatu yang besar, selalu berawal dari hal yang kecil..” — love this statement ! 4 thumbs up for your dad ! 🙂

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s